Simphoni Pemuda


aku menatap daun yang jatuh di tepian…
aku meratap diri yang remuk perlahan…
aku berjalan dan terus berjalan, 
menata arah, meniti langkah ke depan
ku lihat sejenak simphoni alam dlam remang kegelapan
remang kunang, terpendar cahaya dalam pangkuan
mencoba setitik, kepekaan pada lingkungan
Ku tak ingin hanya berdiam
duduk manis dan berpangku tangan
Tak penting siapa, dan mengapa…
Tapi tertanam lah apa dan bagaimana

Aku bukan lah penyair yang indah oleh rangkaian kata puitisnya
Bukan pula ahli kuasa yang sibuk mendengungkan janji indah kemakmuran pada rakyat jelata
apa lagi pahlawan 45 yang berani bermandikan darah demi negara…
bukan sama sekali.
Ku hanyalah seorang pemuda
yang baru merangkak dalam mengolah pemikiran
mencoba berdiri dalam membenahi pemahaman
merangkai huruf demi huruf, kata demi kata nurani
berusaha untuk ada dari ketiadaan
memaknai pemberian terindah, 
memahami sebuah anugerah.
yang bernama, Kehidupan.

 

Karya: Muhammad Ichsan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s