Kecepatan Ambang bagi Transportasi Sedimen

Kajian eksperimental menunjukkan kapasitas air untuk melakukan erosi, pengangkutan dan pengendapan sedimen (lihat gambar 7.). Kecepatan yang mampu mengangkat dan membawa partikel dapat dilihat pada kurva bagian atas. Garis kurva ini menggambarkan kecepatan erosi yang sangat bergantung pada karakteristik air, ukuran dan densitas butiran untuk digerakkan. Kurva bagian bawah menggambarkan kecepatan pengendapan (settling velocity) yang berarti partikel melepaskan diri dari suspensi. Partikel kecil seperti lempung dan lanau halus memerlukan kecepatan yang sangat besar untuk mengangkatnya karena bila dalam kondisi mengendap mereka cenderung saling menyatu. Hanya partikel berukuran halus yang masih tersuspensi dalam kecepatan minimum.

Gambar 7 Kecepatan ambang dari pengangkutan sedimen memberikan pengetahuan penting tentang terhadap proses erosi, transportasi dan pengendapan (F. Hjulstrom dalam Hamblin & Christiansen, 1995).

 

Sumber : Arsip pribadi di laptop saya, bahan ajar dosen geodas yang terdampar dalam kumpulan file dan arsip kuliah dalam kotak lipat penuh ilmu dan manfaat. :) 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s